Minggu, 20 November 2016

Desain merupakan hal yang terpenting bagi setiap orang yang ingin memilih perumahan. Maka dari itu disini saya akan menjelaskan beberapa hal terpenting dari desain dan denah rumah, Mungkin banyak orang yang kurang paham ataupun kurang mengerti tentang desain rumah.
ini hal2 yang terpenting:


    1. Spesifikasi bahan bangunan

      Spesifikasi bahan bangunan merupakan hal terpenting yang harus kita lihat terlebih dahulu, karena dari sisni asal bangunan yang akan di didirikan itu kuat atau tidak.  dari sini kita akan mendapatkan kesan pada perumahan tersebut.
      disini saya akan beri contoh sedikit 
      Spesifikasi bahan bangunan di Area Purwokerto.
      Spesifikasi:
      pondas                      :batu kali
      dinding                      :bata merah Diplester.Diaci dan di cat
      lantai                          :Granit tile 60x60cm
      Atap rumah              :rangka atap baja ringan
      genteng                     :beton flat
      KM/WC                       :lantai dan dinding keramik
      Closet                          :closet Duduk
      Kusen                          :kayu kalimantan
      Pintu                            : Panel kayu kalimantan
      jendela                       :kaca kayu kalimantan
      plafon                          :Gypsum Dicompound
      cat Eksterior              :Sekelas Duluc
      cat interior                 :sekelas catylac
      air                                  :PDAM
      Listrik                           :900 watt


      Dari keterangan di atas merupakan sebuah contoh dari proyek yang kita jalankan di BUMIAYU perumahan Citra Adisana Residence dan kita bisa mengetahui hal-hal yang penting atau yang kita butuhkan untuk lebih bisa memilih.
    2. Denah bangunan


      Ketika kita akan membeli rumah/perumahan biasaya kita akan di berikan denah rumah yang akan kita beli oleh marketing, Disini kita bisa melihat Denah rumah dan arah angin pada perumahan yang kita beli, Sebaiknya kita lebih berhati-hati dalam memilih rumah dengan melihat denah rumah.Usahakan membeli rumah dengan kamar mandi di dalam.
      Dan banyak Developer yang menawarkan rumah dengan kamar mandi di luar. Rata-rata Denah rumah Subsidi
      Ini adalah contoh gambar denah dari perusahaan yang kita miliki saat ini,Yang berada di taman sari,KARANGLEWAS.
      Dari sini kita bisa melihat Letak kamar,ruang tamu,kamar mandi, teras taman,dan taman belakang.


Selasa, 15 November 2016

INFORMASI DI AMBIL DARI Liputan6.com, Jakarta - Para pekerja yang tergabung menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan kini berkesempatan memperoleh Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan plafon maksimal Rp 500 juta. Menggandeng PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk, kredit ini menawarkan tingkat bunga di bawah pasaran. 

Direktur Utama (Dirut) BPJS Ketenagakerjaan, Elvyn G Masasssya mengungkapkan, pihaknya melalui BTN akan menyalurkan pembiayaan berupa kredit konstruksi, KPR dan pinjaman uang muka perumahan. Untuk KPR, ada dua segmen skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) alias subsidi pemerintah bagi rumah seharga di bawah Rp 150 juta dan non subsidi di atas Rp 150 juta.

"Suku bunga pinjaman KPR non subsidi sesuai BI Rate ditambah 3 persen dari perhitungan Bank BTN. Sedangkan suku bunga KPR subsidi mengacu pada ketentuan yang ditetapkan pemerintah dan sistem anuitas tahunan dari Bank BTN," jelas dia saat Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Perumahan Pekerja di kantornya, Jakarta, Selasa (27/10/2015).

Itu artinya, pengajuan kredit pemilikan rumah non subsidi dan pinjaman uang muka, peserta atau debitur dikenakan suku bunga 10,5 persen per tahun.

Elvyn menambahkan, jangka waktu maksimal kredit KPR dapat dilakukan sampai 20 tahun, sementara jatuh tempo pinjaman uang muka perumahan merujuk pada ketentuan bank BTN dengan batas maksimal 15 tahun. Berbeda dengan jangka waktu kredit konstruksi yang hanya mengacu pada jangka waktu kredit yang berlaku di bank BTN.

"Kredit yang bisa diambil sampai dengan harga rumah Rp 500 juta. Jadi ini bukan untuk buruh saja, tapi juga pekerja kantoran karena masuk kategori segmen menengah," jelas dia.

Penyediaan perumahan bisa secara langsung maupun tidak langsung. Menurutnya, BPJS Ketenagakerjaan akan membangun perumahan terpadu di Jonggol dengan area lahan seluas 187 hektare (ha) secara bertahap di Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

"Kita bekerjasama dengan pengembang lain dan diharapkan bisa membangun perumahan sebanyak 25 ribu unit dalam beberapa tahun ke depan seiring permintaan properti di daerah itu," ujar Elvyn.

Lebih jauh dia bilang, perusahaan juga menggandeng 11 pengembang properti yang menggarap perumahan di beberapa kota di Indonesia, seperti Serang, Batam, Karawang, Semarang dan kota lainnya.

"Kerjasama lain juga merangkul pengembang yang membangun sendiri perumahan dibiayai pinjaman dari BTN dan menjualnya kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan," terangnya.
1 dari 2 halaman

Persyaratan


Sementara itu, Direktur Utama BTN, Maryono menjelaskan, perusahaan sanggup memberi tingkat bunga, pinjaman uang muka dan kredit perumahan lain dengan menarik karena ada penempatan dana BPJS Ketenagakerjaan di BTN.

"Bunganya dikenakan di bawah pasaran, kita bantu dengan pinjaman uang muka sangat murah karena untuk segmen menengah. Ini bisa membantu percepatan program satu juta rumah," cetus Maryono.

Apa saja syarat untuk mendapatkan kredit rumah bagi pekerja:

1. Untuk bisa mengajukan kredit konstruksi, KPR maupun pinjaman uang muka perumahan, syaratnya pekerja harus terdaftar menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan minimal 1 tahun.

2. Pengajuan kredit dilakukan di kantor cabang Bank BTN dengan membawa persyaratan administrasi yang dibutuhkan. Syarat administrasi sama seperti pengajuan KPR pada umumnya

3. Rumah yang diajukan kreditnya merupakan rumah pertama peserta. Apabila pasangan suami dan istri adalah peserta BPJS ketenagakerjaan, maka hanya satu pihak saya yang dapat mengajukan KPR

4. Seluruh proses pengajuan KPR mengacu pada syarat dan ketentuan yang diberlakukan bank BTN serta otoritas yang mengatur bidang usaha perbankan.
(Fik/Ndw)

Minggu, 13 November 2016







Created on 12.02.2015 15:10:48
Jokowi Setuju Beri Subsidi KPR Rumah Tapak JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyetujui pencabutan aturan penghapusan subsidi rumah tapak (landed house). Dengan demikian, maka rumah tapak masih bisa diberikan fasilitas perbankan. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) Basuki Hadimuljono, mengatakan bahwa subsidi bunga kredit pemilikan rumah (KPR) lewat skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk rumah tapak akan tetap diberikan atau dilanjutkan. "Saya sudah bicara dengan beliau dan beliau setuju. Jadi FLPP rumah tapak akan dilanjutkan. Saya sudah bicara dengan beliau dan beliau setuju. Jadi FLPP rumah tapak akan dilanjutkan," kata dia kala ditemui di JCC, Jakarta, Jumat (7/11/2014).
Akan tetapi, aturan terbaru yang akan diberlakukan tidak akan berlaku di seluruh wilayah di Indonesia. Lantaran, penerapannya harus memperhatikan kondisi tata ruang di masing-masing wilayah. "Seperti Jakarta sudah pasti enggak boleh (rumah tapak disubsidi) serta harus vertikal pembangunan lahannya. Itu enggak boleh FLPP untuk rumah tapak. Kalau yang masih longgar itu bisa. Jadi tetap berlaku tapi di regulasi (diatur)," ungkapnya. Sekedar informasi, menteri perumahan rakyat (Menpera) Djan Faridz, telah menghapuskan subsidi bunga untuk rumah tapak (landed house) dengan skema pembiayaan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) per 31 Maret 2015. Mulai 1 April tahun depan, tidak ada lagi fasilitas bunga KPR tetap 7,25 persen selama 15-20 tahun untuk rumah tapak, atau hanya berlaku untuk rusun. Hal tersebut,berdasarkan Peraturan Menteri Perumahan Rakyat No 3 Tahun 2014, disebutkan bahwa subsidi bunga untuk FLPP diperuntukkan bagi pembiayaan rumah susun, tidak lagi rumah tapak. Peraturan itu berlaku efektif mulai 1 April 2015.

MULAI 1 DESEMBER 2016 BERITA TENTANG RUMAH MURAH, RUMAH SUBSISDI, RUMAH BERKUALITAS, RUMAH IDAMAN.
BISA DI KLIK DISINI------------------------------DISINI--------------------------------------

Senin, 07 November 2016

Untuk Pengajuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) merupakan salah satu cara efektif untuk memiliki rumah dengan biaya terbatas. Akan  Tetapi, pengajuan KPR harus disertai dengan kemampuan finansial yang memadai. Tidak sedikit orang yang memaksakan kemampuan finansial untuk mengajukan kredit, sehingga pihak Bank akan menolak pengajuan tersebut, dan menimbulkan kekecewaan di kemudian hari.Pada dasarnya kita harus tau kemampuan kita sebelum kita akan membeli rumah .Berikut adalah beberapa tips agar pengajuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Anda disetujui oleh Bank:
untuk informasi lebih lanjut bisa klik disini

1. Lengkapi Dokumen Persyaratan Kredit

Bank akan menetapkan beberapa syarat yang harus ditaati oleh pemohon KPR, salah satunya melengkapi beberapa dokumen yang berhubungan dengan peforma finansial Anda.

Mempersiapkan dokumen yang lengkap akan memberikan nilai positif kepada Anda, dan jangan sekali-kali mencoba memanipulasi data, karena akan berakibat Fatal dan tidak baik terhadap track record kredit Anda. Contohnya: melakukan rekayasa umur atau jumlah penghasilan.

Salah satu persyaratan penting dalam pengajuan KPR lainnya adalah Rekening Koran, Bank akan melihat catatan rekening tabungan Anda sebagai bukti penghasilan masuk dan aliran keuangan Anda setiap bulan. Jika Anda menerima gaji secara tunai, maka simpanlah terlebih dahulu di Bank sebelum digunakan. Mengajukan kredit pada Bank tempat Anda memiliki rekening, akan mempermudah Anda.

2. Memperbaiki Performa Keuangan

Sebelum mengajukan KPR pastikan bahwa Anda tidak pernah bermasalah dengan kredit apapun sebelumnya, dan apabila Anda telah masuk black list Bank Indonesia, lakukan pelunasan terhadap hutang – hutang Anda sebelum melakukan pengajuan KPR. "Ingat, Bank Indonesia memiliki semua catatan kredit Anda". Tidak sedikit kasus penolakan KPR terjadi karena Anda sering menunggak pembayaran kredit – kredit sebelumnya, karena reputasi kredit Anda dianggap tidak lancar oleh pihak Bank. 70% Pengajuan KPR Di Tolak oleh Bank di karenakan Performa Keuangan anda Buruk, maka lebih berhati-hati.

3. Menyadari Kemampuan Bayar

Saat ini Bank Indonesia telah mengeluarkan kebijakan baru mengenai Kredit Pemilikan Rumah, dimana salah satunya mencantumkan bahwa down paymentuntuk kepemilikan rumah TIDAK DIBIAYAI oleh Bank. Artinya, setiap pemohonWAJIB menyiapkan sejumlah dana untuk dibayarkan. Besarnya down paymentyang harus dibayarkan sekitar 20-30% dari harga jual atau sesuai dengan peraturan yang diberlakukan oleh pihak bank. Jadi, jika Anda berkeinginan membeli rumah seharga Rp. 250 juta, Anda harus mempersiapkan dana kurang lebih sebesar Rp. 75 juta, jika Anda memiliki dana sangat minim untuk down payment kredit, sebaiknya tunda keinginan memiliki rumah hingga dana Anda mencukupi, biasanya orang awam kurang memperhatikan hal seperti ini, sehingga akan muncul kekecewaan karena tidak berhasil memiliki rumah idaman.

Pada dasarnya bank telah memiliki aturan tersendiri dalam menentukan besar cicilan yang harus Anda bayarkan, sesuai dengan pengajuan kredit dan kemampuan bayar Anda. Anda tidak bisa mengatur pihak bank mengenai jumlah cicilan yang harus dibayarkan,
 misalnya Anda menginginkan cicilan sebesar Rp. 2 juta setiap bulan dengan DP 10  juta untuk rumah seharga Rp. 250 juta, pihak bank akan menolak pengajuan kredit  Anda karena tidak sesuai dengan syarat dan ketentuan kredit yang mereka terapkan. Besarnya cicilan ditentukan oleh Bank berdasarkan harga kredit, uang muka, jangka waktu kredit dan rasio penghasilan rutin Anda. Rasio yang ditetapkan oleh pihak bank rata – rata berkisar antara 30 – 40 %, artinya semua total tanggungan kredit Anda tidak boleh melebihi angka 40 %. Walaupun Anda menjanjikan 70 % penghasilan Anda untuk pembayaran kredit , bank akan tetap berpegang sesuai angka rasio yang telah mereka perhitungkan. Bank memiliki hak untuk menolak apabila cicilan mencapai 33% dari penghasilan rutin. Bank memiliki cara tersendiri untuk mengetahui kondisi keuangan Anda, jangan sekali – kali melakukan manipulasi kredit karena dapat berakibat tidak baik di kemudian hari.

4. Mengajukan KPR ke Beberapa Bank

Trik ini sering digunakan oleh pemohon KPR untuk menghindari waktu kepengurusan yang peluang kredit terlalu lama dan memperbanyak peluang kredit disetujui. Positifnya, apabila seluruh permohonan kredit Anda disetujui, Anda dapat bebas memilih Bank mana yang memberikan kredit terbaik. Tetapi, ada konsekuensi yang harus Anda tanggung, yaitu kehilangan sejumlah uang sebagai biaya appraisal (survey). Tapai cara ini sangat di sarankan untuk pengajuan KPR anda.

5. Menjaga Kepercayaan Pihak Bank

Ketika Anda melakukan pelanggaran terhadap ketentuan suatu Bank, maka bukan tidak mungkin riwayat pelanggaran Anda akan diketahui oleh Bank lain. Hal ini sangat penting, karena kepercayaan suatu Bank merupakan modal awal untuk mendapatkan kredit secara mudah. Salah satu cara menjaga kepercayaan Bank adalah dengan membayar cicilan kredit tepat waktu dan jangan pernah menunggak pembayaran kredit apapun.




Adanya persaratan pada umumnya
Semoga tips singkat diatas dapat membantu Anda dalam mendapatkan rumahimpian.

UNTUK LEBIH JELASNYA BISA KLIK DISINI

DISINI

ATAU

DISINI

WEB UTAMA KAMI,KLIK GAMBAR

WEB UTAMA KAMI,KLIK GAMBAR
PT. BUMI CITRA SATRIA

Blogroll

BTemplates.com

Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts